K2_THE_LATEST
Pekalongan – Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan, Dr. Ahmad Ta’rifin, S.Ag., M.A., secara resmi membuka kegiatan General Leadership Training (GLT) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2025, di SMK Muhammadiyah Bligo ini diikuti oleh 90 peserta dari semester 1 hingga 3 yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin di lingkungan HMPS maupun organisasi kemahasiswaan lainnya. Kegiatan ini mengusung semangat mencetak generasi pemimpin muda yang berkarakter Islami, adaptif terhadap perubahan, dan siap menjadi agen transformasi sosial di masa depan.
Pekalongan – Dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2025, SMP Negeri 1 Kajen menggelar kegiatan aksi bersih lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi pukul 07.00–08.00 WIB ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan di lingkungan sekolah.
Pekalongan – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan turut berperan aktif dalam penyelenggaraan program kelas tambahan keagamaan di SMP Negeri 1 Bodeh pada Kamis, 16 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis pukul 14.00–15.00 WIB dan menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam di kelas bidang keagamaan, yaitu kelas 7D, 8D, dan 9D.
Pekalongan – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Kokurikuler yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Bodeh. Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu, mulai 14 hingga 21 Oktober 2025 ini, diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa kelas 7 hingga kelas 9. Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan bersama di lapangan utama sekolah, dilanjutkan dengan sosialisasi program kokurikuler oleh guru penanggung jawab di setiap kelas.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlibat dalam berbagai bidang pembelajaran yang meliputi seni, budaya, keterampilan, dan literasi. Setiap jenjang kelas memiliki fokus pengembangan yang berbeda. Kelas 7 mempelajari dan mengenal makanan khas Kabupaten Pemalang seperti gerombyang, lontong dekem, dan apem comal, serta melakukan simulasi wawancara untuk melatih keterampilan komunikasi. Kelas 8 berfokus pada keragaman budaya Indonesia, dengan kegiatan puncak berupa fashion show pakaian tradisional daerah yang dibuat dari barang-barang sederhana, melatih kreativitas dan rasa nasionalisme siswa.