• skpi 2025 PAI New
  • Etika Menghubungi Dosen
  • SEminar internasional
  • Struktur Organisasi 25
  • Akreditas Unggul
  • WCGP

Berita

Sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menyelenggarakan Kuliah Tamu bertema Psikologi Pendidikan: Berpikir dan Memori pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00–13.00 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa PAI dengan antusias melalui sesi pemaparan materi dan diskusi mendalam.

Kuliah tamu menghadirkan Dr. H. Toifur, S.Ag., M.Si., pakar Psikologi Pendidikan dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa proses berpikir dan memori merupakan dua aspek fundamental dalam pembelajaran yang menentukan bagaimana seseorang menerima, mengolah, menyimpan, dan menggunakan informasi dalam kehidupan sehari-hari maupun proses akademik.

Sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi akademik mahasiswa, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan Kuliah Tamu bertema “Evaluasi Pendidikan: Model Evaluasi Pendidikan PAI Berbasis IT” pada Senin (8/6). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.15–12.45 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa dan dosen PAI dengan antusias di lingkungan kampus UIN Gusdur.

Kuliah tamu menghadirkan pakar evaluasi pendidikan, Prof. Dr. H. Rohmad, M.Pd., yang saat ini dikenal sebagai salah satu akademisi terkemuka dalam bidang evaluasi pembelajaran dan pengembangan instrumen pendidikan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai pendekatan evaluasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi di era digital.

Pekalongan — Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan kembali menorehkan capaian akademik membanggakan dengan dikukuhkannya tiga dosen sebagai guru besar, yang dua di antaranya merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai guru besar pada Sabtu, 6 Juni 2026. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tradisi akademik sekaligus penegasan kontribusi UIN Gus Dur dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan zaman. 

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree