K2_THE_LATEST

Tingkatkan Standar Akademik, PAI UIN Gusdur Laksanakan Audit Mutu Internal

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan Pekan Audit Mutu Internal (AMI) sejak 14 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik serta tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan.

Pekan AMI ini dirancang sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Prodi PAI. Audit dilakukan secara sistematis dan terstruktur dengan mengacu pada standar mutu yang telah ditetapkan, sehingga diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai capaian dan area yang perlu ditingkatkan.

MEMBONGKAR SILENT BULLYING DALAM BUDAYA KERJA SEKOLAH

Oleh: Nirmala Hidayati
Alummni Prodi PAI dan Mahasiswa S2 MPAI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Sekolah pada hakikatnya dipandang sebagai ruang pendidikan yang menanamkan nilai moral, profesionalitas, serta hubungan sosial yang harmonis antarwarga sekolah. Namun, sebagai sebuah organisasi kerja, lingkungan pendidikan tidak terlepas dari dinamika hubungan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik antarpribadi hingga berkembang menjadi praktik perundungan antar guru. Artikel ini bertujuan untuk memahami fenomena perundungan antar pendidik sebagai persoalan psikososial yang berdampak pada kesejahteraan guru sekaligus kualitas iklim profesional di sekolah. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis konseptual dan penelaahan berbagai kasus yang merepresentasikan praktik perundungan di lingkungan pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa perundungan antar guru muncul dalam bentuk pengucilan sosial, hambatan administratif, kritik yang memberi profesionalitas, intimidasi verbal maupun nonverbal, serta pemberian beban kerja yang tidak proporsional. Praktik yang berlangsung berulang-ulang ini menciptakan hubungan kekuasaan yang tidak seimbang dan berdampak pada tekanan psikologis, penurunan motivasi, serta kelelahan emosional guru. Hal tersebut diperkuat oleh budaya diam di lingkungan kerja, sehingga perilaku intimidasi perlahan mengalami normalisasi. Kajian ini menegaskan perlunya upaya transformasi struktural melalui sistem pelaporan yang aman, kebijakan anti-perundungan, penguatan kecerdasan emosional guru, serta kepemimpinan sekolah yang transformasional guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung kualitas pendidikan.

Perkuat Skill Mengajar, Prodi PAI UIN Gusdur Adakan Pelatihan Microteaching

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan program pelatihan microteaching bagi mahasiswa pada tanggal 12 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PAI yang tengah mempersiapkan diri untuk terjun langsung dalam praktik pembelajaran di dunia pendidikan. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya strategis prodi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa secara aplikatif.

Pelatihan microteaching ini dirancang untuk memberikan pengalaman simulasi mengajar yang terstruktur dan terukur. Mahasiswa dilatih untuk menyusun perangkat pembelajaran, menyampaikan materi, serta mengelola kelas secara efektif dalam skala kecil. Dengan pendekatan praktik langsung, peserta dapat mengevaluasi kekuatan dan kelemahan mereka dalam proses mengajar sebelum menghadapi situasi kelas yang sesungguhnya.

Komitmen Tingkatkan Publikasi Mahasiswa, Prodi PAI UIN Gusdur Gelar Workshop Intensif

Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, menyelenggarakan kegiatan “Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Output Publikasi” pada tanggal 7–8 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis program studi dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang penulisan ilmiah yang berorientasi pada publikasi.

Workshop ini diikuti oleh ratusan mahasiswa yang tengah menyusun penelitian, baik dalam bentuk skripsi maupun book chapter. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mengingat pentingnya kemampuan menulis ilmiah sebagai bekal utama dalam dunia akademik maupun profesional. Kegiatan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree