Berita
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan kembali mencatatkan prestasi akademik dengan tampilnya Kaprodi PAI, Dr. Ahmad Tarifin, S.Ag., M.A., sebagai pemateri dalam kegiatan Guest Lecture yang diselenggarakan oleh PAI FTIK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Selasa, 15 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini mengangkat tema “Inovasi dan Tata Kelola Lembaga Pendidikan Islam di Tengah Perubahan Sosial: Arah Baru Pendidikan Islam Menghadapi Era Kontemporer.”
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan menyelenggarakan Guest Lecture bertema “Paradigma Baru Ilmu Al-Qur’an: Telaah Komparatif dan Kritikal atas Metodologi Ulama Kontemporer” pada Selasa, 15 Oktober 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Gus Dur.
Narasumber kegiatan ini adalah Herman Wicaksono, S.Pd.I., M.Pd., dosen dari UIN Prof. Dr. Saifuddin Zuhri Purwokerto, yang dikenal aktif dalam penelitian metodologi tafsir dan kajian Al-Qur’an kontemporer. Dalam pemaparannya, Herman menjelaskan bahwa paradigma baru dalam ilmu Al-Qur’an perlu bersifat komparatif dan kritikal dengan mengaitkan dimensi teks, konteks sosial, serta perkembangan pemikiran modern. “Ilmu Al-Qur’an harus terus berkembang agar tetap relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.
Pekalongan - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 2 Siwalan sukses menyelenggarakan program kerja Baca Tulis Qur’an (BTQ) dan Baca Tulis Alfabet (BTA). Kegiatan ini berlangsung mulai 10 hingga 23 Oktober 2025, sebagai bagian dari program penguatan keagamaan dan literasi dasar di lingkungan sekolah.
Program BTQ dan BTA dirancang oleh mahasiswa PPL setelah melakukan observasi awal terhadap kemampuan literasi siswa. Berdasarkan hasil pengamatan, masih terdapat sejumlah peserta didik yang belum lancar membaca Al-Qur’an serta membutuhkan pendampingan dalam kemampuan baca tulis huruf alfabet. Menanggapi hal itu, mahasiswa PPL menginisiasi kegiatan rutin setiap pagi sebelum jam pelajaran dimulai, dengan melibatkan dua kelas secara bergantian setiap harinya, agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar secara merata tanpa mengganggu proses pembelajaran utama.