Berita
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur). Labibah Putri Zalfa R., mahasiswa Prodi PAI, berhasil meraih Juara 2 Kumite Mahasiswa Kelas -55 kg pada ajang International Championship Rektor Cup UIN Walisongo 2025. Kejuaraan yang diikuti atlet dari berbagai perguruan tinggi dan negara tersebut menjadi ajang bergengsi untuk mengukur kemampuan para atlet karate di tingkat internasional.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta konsistensi Labibah dalam menyeimbangkan aktivitas akademik dengan latihan olahraga. Di tengah padatnya perkuliahan, ia mampu menunjukkan dedikasi tinggi sehingga berhasil mengharumkan nama Prodi PAI dan UIN Gusdur di tingkat internasional. Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama antara FTIK UIN Gus Dur dan Institut Leimena yang dirangkaikan dengan Kuliah Tamu bertema Moderasi Beragama. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 08.30–11.00 WIB di Ruang Meeting FTIK dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Prodi PAI.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta moderasi beragama. Melalui kolaborasi tersebut, FTIK UIN Gus Dur bersama Institut Leimena berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam membangun kehidupan beragama yang damai dan inklusif.
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan menyelenggarakan Workshop Guru Professional Candidate (WCGP) pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 270 mahasiswa PAI UIN Gusdur ini bertujuan membekali calon guru dengan kompetensi pedagogis yang relevan dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Workshop menghadirkan dua narasumber praktisi pendidikan yang berpengalaman. Sesi pertama disampaikan oleh Dedy Cahyono, M.Pd., Kepala SD N Tambakrata Kajen, dengan topik "Optimalisasi AI dan Gamifikasi dalam Pembelajaran Agama." Dalam paparannya, Dedy menjelaskan bahwa guru masa kini perlu mampu mengintegrasikan teknologi dengan strategi pembelajaran yang menyenangkan agar peserta didik lebih aktif dan termotivasi. Menurutnya, "Artificial Intelligence bukanlah pengganti guru, melainkan asisten profesional yang dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan efisien. Ketika dipadukan dengan gamifikasi, pembelajaran agama dapat menjadi lebih bermakna tanpa kehilangan substansi nilai-nilai keislaman."