Berita
Salma Selfiyana (NIM 20122002), mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di UIN Gusdur, berhasil mencatatkan diri sebagai wisudawan dengan masa kuliah tercepat pada pelaksanaan wisuda FTIK tahun 2025. Ia menuntaskan studi sarjananya hanya dalam waktu 3 tahun 2 bulan, jauh lebih cepat dari rata-rata lama studi mahasiswa pada umumnya. Prestasi ini menjadi sorotan karena tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga kedisiplinan dalam menyelesaikan setiap tahapan perkuliahan. Tak hanya cepat, Salma juga menuntaskan kuliahnya dengan IPK yang nyaris sempurna, yakni 3,89.
Dir Dian (NIM 2120340), mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di UIN Gusdur, menjadi salah satu wisudawan yang menarik perhatian pada pelaksanaan wisuda FTIK tahun 2025. Ia berasal dari wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di Papua, sebuah latar yang tidak menghalanginya untuk menuntaskan pendidikan tinggi dengan hasil membanggakan. Perjalanan pendidikannya mencerminkan semangat besar untuk menembus keterbatasan geografis dan akses pendidikan.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Gusdur, Rikzan Murtafi (2121138), dinobatkan sebagai lulusan terbaik Prodi PAI pada Yudisium Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Gusdur yang digelar pada 7 November 2025. Penghargaan ini diberikan setelah Rikzan berhasil menorehkan prestasi akademik yang konsisten dengan raihan IPK 3,96, aktivitas organisasi yang produktif, serta kontribusi pengabdian masyarakat yang dinilai menonjol selama masa studinya. Ia menjadi satu di antara mahasiswa yang menampilkan performa akademik dan karakter kepemimpinan sekaligus.