• skpi 2025 PAI New
  • Etika Menghubungi Dosen
  • SEminar internasional
  • Struktur Organisasi 25
  • Akreditas Unggul
  • WCGP

Berita

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan menyelenggarakan Workshop SKPI bertajuk “Upgrade Karya Ilmiah Melalui Workshop Menulis Book Chapter Mahasiswa PAI” pada Senin, 26 Mei 2026 di lingkungan FTIK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis prodi dalam meningkatkan kompetensi akademik dan rekognisi mahasiswa melalui Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Workshop menghadirkan narasumber utama, Dr. Nasikhin, M.Pd., Direktur PT. Nasikhin Alami Utama, yang dikenal aktif dalam pengembangan literasi akademik mahasiswa. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keberanian mahasiswa untuk mulai menulis dan mempublikasikan karya ilmiah sejak dini sebagai bekal menghadapi dunia akademik maupun profesional.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan akademik melalui kegiatan kuliah tamu lintas kampus. Pada Selasa, 26 Mei 2026, dosen PAI UIN Gus Dur, Mohammad Syaifuddin, menjadi narasumber dalam kuliah tamu mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Sekolah yang diselenggarakan di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FTIK UIN Saizu tersebut diikuti oleh mahasiswa PAI dengan antusias. Dalam pemaparannya, Mohammad Syaifuddin membahas tantangan sekaligus strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah pada era perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin dinamis. Ia menekankan pentingnya peran guru PAI dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, humanis, dan relevan dengan kehidupan peserta didik.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kuliah tamu pada mata kuliah Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dosen PAI UIN Gus Dur, Drs. Mohamad Yasin Abidin, M.Pd., sebagai narasumber dengan tema “Bakat dan Minat Siswa”.

Kuliah tamu berlangsung secara akademik dan interaktif dengan diikuti mahasiswa PAI yang antusias mendiskusikan pentingnya memahami karakter, potensi, serta kecenderungan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dalam pemaparannya, Mohamad Yasin Abidin menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membantu siswa menemukan potensi terbaiknya.

“Setiap anak memiliki potensi yang unik. Tugas pendidik bukan menyeragamkan kemampuan siswa, melainkan mengenali, mengarahkan, dan mengembangkan bakat serta minat mereka agar tumbuh secara optimal,” ujar Mohamad Yasin Abidin dalam penyampaian materinya. Ia juga menekankan bahwa lingkungan belajar yang suportif sangat menentukan perkembangan psikologis dan akademik peserta didik.

Selain membahas konsep dasar bakat dan minat, materi kuliah tamu juga menyoroti strategi guru dalam melakukan identifikasi potensi siswa melalui observasi, komunikasi, dan pendekatan psikologis yang humanis. Menurutnya, pemahaman terhadap minat belajar siswa dapat menjadi dasar penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kreatif, dan menyenangkan.

Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi akademik antarkampus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam. “Kuliah tamu seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menghadirkan perspektif baru dari para akademisi yang berpengalaman di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kaprodi PAI UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Ahmad Ta'rifin, S.Ag., M.A., menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan jejaring akademik dan implementasi tridarma perguruan tinggi. Ia berharap sinergi antara UIN Gus Dur dan UIN Saizu terus berkembang melalui kegiatan akademik, penelitian, maupun pengabdian bersama.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pendekatan psikologi pendidikan dalam mengenali potensi peserta didik. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang akademik yang memperkaya wawasan calon guru agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan bakat serta minat siswa.

 
 
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree