Pendidikan Agama Islam

Pendidikan Agama Islam

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan bersama Program Studi PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar rapat koordinasi pada 29 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus merancang rangkaian guest lecture yang akan berlangsung pada semester genap tahun akademik 2025/2026, tepatnya pada Mei 2026.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur), bekerja sama dengan LPPM UIN Gus Dur, meluncurkan program perdana KKN-PPL Terintegrasi sebagai terobosan inovatif dalam penguatan kompetensi akademik sekaligus pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Program ini dilaksanakan selama tiga bulan di dua lokasi utama, yaitu kegiatan KKN di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, serta kegiatan PPL di SMK Diponegoro Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Mengusung tema “Eco Masjid melalui Sedekah Sampah”, kegiatan KKN difokuskan pada pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan keagamaan. Mahasiswa berupaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah melalui pendekatan religius, salah satunya dengan konsep sedekah sampah yang diintegrasikan dengan aktivitas masjid sebagai pusat kegiatan umat.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) bersama Program Studi PAI Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) menggelar rapat koordinasi bersama pada 28 April 2024. Pertemuan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan guest lecture yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama (MoU) antara Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Gusdur dengan Fakultas Agama Islam (FAI) UNISSULA Semarang. Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai aspek penting mulai dari perencanaan teknis, pemetaan mata kuliah yang terlibat, hingga mekanisme pelaksanaan kegiatan secara efektif dan berkelanjutan.

Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. Mochamad Iskarim, S.Pd.I., M.S.I., menjadi narasumber dalam kegiatan Guest Lecturer yang diselenggarakan oleh UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN Saizu) pada Kamis, 23 April 2026. Kehadiran akademisi UIN Gusdur tersebut menjadi bagian dari penguatan jejaring keilmuan antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.

 

Lilik Riandita, M.Phil.
Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam - FTIK - UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

 

21 April, merupakan tanggal yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Hari tersebut dirayakan sebagai hari Kartini. Sseiring berjalannya waktu, peringatan ini kerap kali mengalami pendangkalan makna. Sosok Raden Ajeng Kartini sering direduksi menjadi sekadar ikon pakaian adat, lomba keluwesan, atau sebatas pelopor emansipasi wanita di ranah domestik dan publik. Padahal, jika kita menyelami literatur dan korespondensinya secara utuh, Kartini adalah seorang pemikir radikal pada zamannya. Bagi mahasiswa, khususnya Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), Kartini sejatinya adalah seorang pencari kebenaran spiritual (salik), seorang pendobrak kejumudan (mujaddid), dan pembela literasi agama yang inklusif.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) mengikuti Workshop Penyusunan R3 yang meliputi Rencana Induk Pengembangan, Rencana Strategis, dan Rencana Operasional FTIK pada 20–22 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Griya Persada, Bandungan, Semarang, sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan dan arah pengembangan fakultas secara berkelanjutan.

Workshop ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan sivitas akademika di lingkungan FTIK, antara lain dekan, wakil dekan, jajaran dekanat, Kepala Bagian Tata Usaha, ketua program studi, sekretaris program studi, Unit Penjaminan Mutu (UPM), serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM). Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam merumuskan dokumen perencanaan yang komprehensif, terukur, dan responsif terhadap tantangan pendidikan tinggi.

Page 5 of 66
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree