K2_THE_LATEST

Pendaftaran Wisuda ke-54

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan kegiatan advokasi akademik bersama mahasiswa semester 10, 12, dan 14 sebagai bentuk komitmen dalam mendampingi penyelesaian studi mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas berbagai kendala akademik maupun administratif yang berpotensi menghambat proses perkuliahan dan penyusunan tugas akhir.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan kegiatan Konsorsium Rumpun Mata Kuliah bersama para dosen pengampu pada 25 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola akademik dan harmonisasi kurikulum di lingkungan Prodi PAI. Konsorsium tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan capaian pembelajaran lulusan (CPL), kedalaman materi, serta pendekatan evaluasi pembelajaran pada setiap rumpun mata kuliah.

Dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Rapat Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2025/2026 yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, produktivitas akademik, serta dedikasi sivitas akademika dalam mendukung peningkatan mutu kelembagaan.

UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan atau yang dikenal sebagai UIN Gusdur menyelenggarakan kegiatan Saur Bersama bersama Dr. (H.C) Sinta Nuriyah, M.Hum. pada Sabtu dini hari, 22 Februari 2026, bertempat di Gedung Student Centre UIN Gusdur. Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah yang terdiri atas perwakilan keluarga besar UIN Gusdur, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) se-Kota dan Kabupaten Pekalongan, serta masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Gusdur ini dihadiri oleh seluruh dosen FTIK sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik.

Dalam paparannya, Dekan FTIK Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag. menyampaikan hasil evaluasi perkuliahan semester sebelumnya. Ia menegaskan bahwa secara umum pelaksanaan perkuliahan berjalan dengan baik, tertib, dan tepat waktu sesuai kalender akademik. “Evaluasi menunjukkan bahwa semester kemarin berjalan baik dan sesuai jadwal. Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh dosen dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan rapat perdana tim akreditasi program studi pada Jumat, 20 Februari 2026. Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mempersiapkan proses akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027, dengan target capaian peringkat Unggul. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen prodi dalam meningkatkan mutu tata kelola, akademik, serta layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Oleh : Redika Cindra Reranta, S.S., M.Hum.
Dosen FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

Bahasa adalah cermin terdalam dari kemanusiaan. Di dalamnya tersimpan nalar, nilai, budaya, bahkan emosi yang paling purba. Salah satu fenomena kebahasaan yang kerap dipandang negatif, namun justru universal dan tak terelakkan, adalah apa yang dalam kajian linguistik disebut sebagai swearing words—ungkapan yang dianggap tabu, kasar, atau mengandung kutukan. Selama ini, kajian tentang kata-kata semacam itu lebih banyak diarahkan pada percakapan sehari-hari, film, media populer, atau interaksi sosial kontemporer. Namun, bagaimana jika fenomena tersebut ditelusuri dalam teks yang paling sakral bagi umat beriman? 

Dalam artikel Swearing Words in Holy Scriptures: A Pragmatic Study of the Quran (2014), terbuka ruang diskusi yang jarang disentuh: adakah bentuk-bentuk ujaran yang secara semantik dan pragmatik dapat dikategorikan sebagai “swearing words” dalam Al-Qur’an? Jika ada, apa fungsi dan asal-usul semantiknya? Lebih jauh lagi, hikmah apa yang dapat dipetik dari temuan tersebut dalam perspektif linguistik dan keagamaan?

Pelantikan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) periode 2026 dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Lantai 4 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan peran organisasi mahasiswa di lingkungan FTIK.

Selain pelantikan pengurus HMPS Prodi PAI, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas, Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas, UKM Fakultas, serta HMPS dari tiap program studi lain di lingkungan FTIK. Pelantikan serentak ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan organisasi kemahasiswaan FTIK periode 2026.

Oleh: Aba Yazid, M.S.I.
Dosen Prodi PAI FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran sentral dalam menyebarkan dan menjaga keberlangsungan ajaran Islam di Indonesia. Ciri khas yang membedakannya dari lembaga pendidikan lain adalah penekanan pada pembelajaran kitab-kitab klasik Islam atau yang dikenal sebagai kitab turats (kitab kuning) (Solihin, 2023). Dalam konteks Indonesia yang plural, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat ilmu agama, tetapi juga diharapkan menjadi benteng pertahanan terhadap paham-paham ekstrem dan radikal. Isu moderasi beragama, yang sepadan dengan konsep wasathiyah dalam Islam, menjadi semakin relevan untuk dikaji, khususnya dalam kaitannya dengan praktik pendidikan di pesantren (Zahara Adibah, 2023).

Page 4 of 29
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree