Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kuliah tamu pada mata kuliah Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dosen PAI UIN Gus Dur, Drs. Mohamad Yasin Abidin, M.Pd., sebagai narasumber dengan tema “Bakat dan Minat Siswa”.
Kuliah tamu berlangsung secara akademik dan interaktif dengan diikuti mahasiswa PAI yang antusias mendiskusikan pentingnya memahami karakter, potensi, serta kecenderungan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dalam pemaparannya, Mohamad Yasin Abidin menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membantu siswa menemukan potensi terbaiknya.
“Setiap anak memiliki potensi yang unik. Tugas pendidik bukan menyeragamkan kemampuan siswa, melainkan mengenali, mengarahkan, dan mengembangkan bakat serta minat mereka agar tumbuh secara optimal,” ujar Mohamad Yasin Abidin dalam penyampaian materinya. Ia juga menekankan bahwa lingkungan belajar yang suportif sangat menentukan perkembangan psikologis dan akademik peserta didik.

Selain membahas konsep dasar bakat dan minat, materi kuliah tamu juga menyoroti strategi guru dalam melakukan identifikasi potensi siswa melalui observasi, komunikasi, dan pendekatan psikologis yang humanis. Menurutnya, pemahaman terhadap minat belajar siswa dapat menjadi dasar penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kreatif, dan menyenangkan.
Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi akademik antarkampus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam. “Kuliah tamu seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menghadirkan perspektif baru dari para akademisi yang berpengalaman di bidang pendidikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi PAI UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Ahmad Ta'rifin, S.Ag., M.A., menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan jejaring akademik dan implementasi tridarma perguruan tinggi. Ia berharap sinergi antara UIN Gus Dur dan UIN Saizu terus berkembang melalui kegiatan akademik, penelitian, maupun pengabdian bersama.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pendekatan psikologi pendidikan dalam mengenali potensi peserta didik. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang akademik yang memperkaya wawasan calon guru agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan bakat serta minat siswa.