Dekan FTIK, Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi mahasiswa ini merupakan bukti nyata komitmen FTIK dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui berbagai fasilitasi kegiatan akademik maupun non-akademik. “Kami selalu berupaya membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Kesempatan magang ini adalah salah satu bentuk dukungan kami agar mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.
Kaprodi PAI, Dr. Ahmad Tarifin, S.Ag., M.A., juga memberikan tanggapan positif terhadap pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa diterima magang di instansi pemerintah merupakan pencapaian penting sekaligus tanggung jawab besar. “Saya berpesan agar mahasiswa tidak hanya menimba ilmu teknis, tetapi juga menjaga adab, kedisiplinan, dan profesionalitas. Dengan begitu, mereka dapat meninggalkan kesan baik serta membawa nama baik prodi dan universitas,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa terpilih, Nilu Ziadatur Riskiyah, menyampaikan rasa antusiasme dan kebahagiaannya mengikuti program ini. “Saya merasa bangga sekaligus bersemangat bisa bergabung dalam Magang Prima. Ini kesempatan berharga untuk belajar langsung dari dunia kerja, sekaligus mengasah keterampilan yang kelak akan sangat berguna,” tutur Nilu dengan penuh optimisme.
Keberhasilan tiga mahasiswa PAI FTIK UIN Gusdur ini sekaligus mempertegas peran universitas dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif dan kompetitif. Dengan semangat kolaborasi antara kampus dan instansi mitra, mahasiswa UIN Gusdur semakin memiliki banyak pilihan pengembangan diri sesuai minat dan bakat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa UIN Gusdur tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menyiapkan mahasiswanya menjadi sumber daya unggul yang siap bersaing di era global.