Dalam pemaparannya, Dr. Ali Muhdi menjelaskan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi pendidikan, tetapi juga harus mampu mendukung terciptanya pengalaman belajar yang bermakna. “Perangkat dan materi ajar yang baik adalah yang mampu menjembatani tujuan pembelajaran dengan kebutuhan nyata peserta didik, sehingga pembelajaran PAI menjadi lebih kontekstual, menarik, dan berdampak pada pembentukan karakter,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kreativitas guru dalam mengembangkan bahan ajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan generasi saat ini. Menurutnya, calon guru PAI harus memiliki kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif agar materi dapat diterima secara efektif oleh peserta didik.
Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., mengapresiasi kolaborasi akademik yang terjalin antara UIN Saizu dan UIN Gus Dur melalui kegiatan kuliah tamu tersebut. Menurutnya, pertukaran gagasan dan pengalaman akademik antardosen menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Kolaborasi seperti ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring keilmuan dan kerja sama antarperguruan tinggi keagamaan Islam,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTIK UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Abdul Basith, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan lapangan. Ia berharap mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai praktik pengembangan pembelajaran PAI di sekolah. Senada dengan hal tersebut, Kaprodi PAI UIN Gus Dur, Dr. Ahmad Ta'rifin, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat kompetensi profesional mahasiswa sebagai calon pendidik agama Islam yang adaptif dan inovatif.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan perangkat dan materi ajar PAI SMP yang tidak hanya memenuhi standar kurikulum, tetapi juga responsif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Prodi PAI UIN Gus Dur dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan Islam.