K2_THE_LATEST

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) terus memperluas jejaring akademik melalui kegiatan kolaboratif antarperguruan tinggi. Pada Rabu, 3 Juni 2026, dosen PAI UIN Gus Dur, Arditya Prayogi, M.Hum., menjadi narasumber kuliah tamu pada mata kuliah Pendidikan Kebudayaan Islam yang diselenggarakan oleh Program Studi PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PAI tersebut mengangkat tema “Perkembangan Islam di Asia Tenggara”. Dalam pemaparannya, Arditya Prayogi menjelaskan dinamika penyebaran Islam di kawasan Asia Tenggara yang berlangsung melalui jalur perdagangan, dakwah, pendidikan, serta interaksi budaya yang berlangsung selama berabad-abad. Ia menekankan bahwa proses islamisasi di kawasan ini berlangsung secara damai dan adaptif terhadap budaya lokal.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan menyelenggarakan Workshop SKPI bertajuk “Upgrade Karya Ilmiah Melalui Workshop Menulis Book Chapter Mahasiswa PAI” pada Senin, 26 Mei 2026 di lingkungan FTIK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis prodi dalam meningkatkan kompetensi akademik dan rekognisi mahasiswa melalui Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Workshop menghadirkan narasumber utama, Dr. Nasikhin, M.Pd., Direktur PT. Nasikhin Alami Utama, yang dikenal aktif dalam pengembangan literasi akademik mahasiswa. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keberanian mahasiswa untuk mulai menulis dan mempublikasikan karya ilmiah sejak dini sebagai bekal menghadapi dunia akademik maupun profesional.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan akademik melalui kegiatan kuliah tamu lintas kampus. Pada Selasa, 26 Mei 2026, dosen PAI UIN Gus Dur, Mohammad Syaifuddin, menjadi narasumber dalam kuliah tamu mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Sekolah yang diselenggarakan di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FTIK UIN Saizu tersebut diikuti oleh mahasiswa PAI dengan antusias. Dalam pemaparannya, Mohammad Syaifuddin membahas tantangan sekaligus strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah pada era perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin dinamis. Ia menekankan pentingnya peran guru PAI dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, humanis, dan relevan dengan kehidupan peserta didik.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kuliah tamu pada mata kuliah Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dosen PAI UIN Gus Dur, Drs. Mohamad Yasin Abidin, M.Pd., sebagai narasumber dengan tema “Bakat dan Minat Siswa”.

Kuliah tamu berlangsung secara akademik dan interaktif dengan diikuti mahasiswa PAI yang antusias mendiskusikan pentingnya memahami karakter, potensi, serta kecenderungan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dalam pemaparannya, Mohamad Yasin Abidin menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membantu siswa menemukan potensi terbaiknya.

“Setiap anak memiliki potensi yang unik. Tugas pendidik bukan menyeragamkan kemampuan siswa, melainkan mengenali, mengarahkan, dan mengembangkan bakat serta minat mereka agar tumbuh secara optimal,” ujar Mohamad Yasin Abidin dalam penyampaian materinya. Ia juga menekankan bahwa lingkungan belajar yang suportif sangat menentukan perkembangan psikologis dan akademik peserta didik.

Selain membahas konsep dasar bakat dan minat, materi kuliah tamu juga menyoroti strategi guru dalam melakukan identifikasi potensi siswa melalui observasi, komunikasi, dan pendekatan psikologis yang humanis. Menurutnya, pemahaman terhadap minat belajar siswa dapat menjadi dasar penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kreatif, dan menyenangkan.

Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi akademik antarkampus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam. “Kuliah tamu seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menghadirkan perspektif baru dari para akademisi yang berpengalaman di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kaprodi PAI UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Ahmad Ta'rifin, S.Ag., M.A., menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan jejaring akademik dan implementasi tridarma perguruan tinggi. Ia berharap sinergi antara UIN Gus Dur dan UIN Saizu terus berkembang melalui kegiatan akademik, penelitian, maupun pengabdian bersama.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pendekatan psikologi pendidikan dalam mengenali potensi peserta didik. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang akademik yang memperkaya wawasan calon guru agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan bakat serta minat siswa.

 
 

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan guest lecture atau kuliah tamu secara online pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–09.40 WIB tersebut mengangkat tema “Penggolongan Ahli Waris” dalam mata kuliah Fiqh Munakahat dan Mawaris.

Kuliah tamu menghadirkan narasumber, yaitu Dr. Imam Ghozali, M.Pd selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan antusias melalui media online.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Guest Lecture pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Hayati, M.Ag., dosen bidang Pengembangan Kurikulum dari UIN Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam sebagai narasumber utama.

Guest Lecture ini menjadi bagian dari penguatan atmosfer akademik sekaligus implementasi kerja sama antarperguruan tinggi dalam pengembangan keilmuan, khususnya di bidang pendidikan Islam. Topik yang disampaikan berfokus pada dinamika dan strategi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik melalui penyelenggaraan Guest Lecture pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Mashuri, M.Ag., dosen bidang Strategi Pembelajaran dari UIN Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam, yang memberikan wawasan mendalam terkait inovasi pembelajaran di era kontemporer.

Guest Lecture ini diikuti oleh ratusan mahasiswa PAI UIN Gusdur yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Keterlibatan aktif mahasiswa terlihat dari keseriusan dalam menyimak materi serta partisipasi intens dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis dan mendalam.

 

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan dosen PAI UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur), Dr. Ma’mun Hanif, M.Pd., sebagai narasumber utama dengan mengusung topik “Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis Kompetensi dan Karakter di Era Digital.”

Guest Lecture ini diikuti oleh ratusan mahasiswa PAI UNISSULA yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Hal ini tampak dari keaktifan peserta dalam menyimak materi yang disampaikan serta intensitas diskusi yang berkembang, khususnya pada sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis dan mendalam.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture pada Kamis, 21 Mei 2026, dengan menghadirkan narasumber dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan, Dr. Rahmat Kamal, M.Pd.I. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang adaptif dan relevan dengan tantangan zaman.

Mengusung topik “Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Pembelajaran Mendalam: Meningkatkan Kreativitas, Karakter, dan Pemahaman Konseptual Siswa”, Dr. Rahmat Kamal memaparkan pentingnya transformasi pendekatan pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menuju proses yang lebih reflektif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik. Menurutnya, pembelajaran mendalam (deep learning) menjadi kunci dalam membangun kompetensi utuh siswa.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture pada Senin, 19 Mei 2026. Kegiatan akademik tersebut menghadirkan dosen strategi pembelajaran Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Moh. Farhan, S.Pd.I., S.Hum., M.Pd.I., sebagai narasumber utama. Guest Lecture ini menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik mahasiswa dalam bidang strategi dan inovasi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Gusdur tersebut dihadiri ratusan mahasiswa PAI lintas angkatan dan lintas jurusan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara hingga sesi penutupan, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta pengalaman terkait tantangan pembelajaran di dunia pendidikan saat ini.

Page 2 of 30
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree