Ketua Program Studi PAI, Dr. Ahmad Ta’rifin, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan microteaching merupakan bagian penting dalam membentuk calon pendidik yang profesional dan reflektif. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan strategi pembelajaran yang inovatif. “Microteaching ini menjadi ruang latihan yang aman bagi mahasiswa untuk mencoba, gagal, dan memperbaiki diri sebelum benar-benar mengajar di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Ta’rifin juga menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam praktik pembelajaran. Menurutnya, mahasiswa PAI harus mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif dan berkarakter. Ia berharap kegiatan ini dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan mengajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Ketua panitia kegiatan, Nisrina Fikria Nabilla, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini telah dipersiapkan secara matang dengan melibatkan dosen pembimbing dan fasilitator berpengalaman. Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan meliputi praktik mengajar, observasi, serta sesi umpan balik yang konstruktif. “Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengajar,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI, Zamrudin Ruwais, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa pelatihan microteaching sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antar mahasiswa untuk saling belajar dan berkembang bersama.
Dengan terselenggaranya program pelatihan microteaching ini, Prodi PAI FTIK UIN Gusdur menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia pendidikan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional mahasiswa, sekaligus mendukung visi institusi dalam menghasilkan pendidik yang berkualitas dan berintegritas.