Ketua Program Studi PAI, Dr. Ahmad Ta’rifin, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Tiara. Ia menegaskan bahwa keberhasilan lulusan termuda ini merupakan bukti bahwa Prodi PAI berkomitmen memberikan layanan akademik terbaik dan ruang berkembang bagi mahasiswa berpotensi tinggi. “Tiara menunjukkan bahwa usia bukan batasan untuk berprestasi. Kami bangga melihat mahasiswa mampu menyelesaikan studi secara cepat tanpa mengesampingkan kualitas akademik,” ungkapnya.
Sekretaris Program Studi PAI, Ahmad Faridh, M.Pd., turut memberikan komentar bahwa pencapaian Tiara dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain. Menurutnya, Prodi PAI selalu mendorong mahasiswa untuk mengoptimalkan waktu studi dengan tetap menjaga mutu pembelajaran. “Kami tidak hanya memperhatikan percepatan studi, tetapi juga memastikan setiap mahasiswa memiliki kompetensi yang matang. Keberhasilan Tiara adalah kombinasi antara komitmen pribadi dan sistem pembinaan akademik yang kuat,” jelasnya.
Di lingkungan fakultas, pencapaian lulusan termuda ini dipandang sebagai representasi budaya akademik yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Dukungan dosen, fasilitas belajar, serta iklim akademik yang kondusif turut berperan dalam mendorong mahasiswa mencapai target studi secara optimal. Wisudawan seperti Tiara diharapkan mampu memberi warna baru dalam dinamika prestasi mahasiswa FTIK UIN Gusdur.
Tiara Ananda Maulidia sendiri menyampaikan rasa syukurnya dapat menyelesaikan studi dalam usia cukup muda. Ia mengaku tidak pernah menargetkan menjadi wisudawan termuda, melainkan hanya berusaha fokus, konsisten, dan disiplin dalam menjalani proses belajar. “Saya hanya ingin memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan memberi yang terbaik pada setiap mata kuliah. Dukungan dosen dan teman-teman sangat membantu saya sampai di titik ini,” ujarnya. Tiara berharap dapat terus berkontribusi di dunia pendidikan dan menjadi pendidik yang memberi inspirasi bagi generasi berikutnya.