K2_THE_LATEST

Oleh : Dr. Rahmi Anekasari, M.Pd.I
Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

Fenomena bullying di sekolah semakin menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Berbagai laporan menunjukkan peningkatan kasus kekerasan verbal, fisik, dan digital antar siswa yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis peserta didik. Dalam konteks pendidikan Islam, perilaku tersebut jelas bertentangan dengan nilai-nilai kasih sayang (rahmah), penghormatan terhadap sesama, dan prinsip ukhuwah insaniyah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan manajerial yang lebih humanis dan spiritual, yakni melalui penerapan manajemen pendidikan berbasis kurikulum cinta.

Inspiratif: Tiara Ananda Maulidia Selesaikan Studi di Usia 20 Tahun

Tiara Ananda Maulidia (NIM 20122011), mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Gusdur, resmi tercatat sebagai wisudawan termuda pada pelaksanaan wisuda FTIK UIN Gusdur tahun 2025. Tiara berhasil menyelesaikan studi Sarjana Pendidikan pada usia 20 tahun 6 bulan, menjadikannya salah satu lulusan dengan waktu studi paling cepat dan prestasi yang menonjol di antara rekan-rekannya. Pencapaian ini menunjukkan kombinasi kedisiplinan, ketekunan, dan strategi belajar yang efektif selama masa perkuliahan, terbukti, lulusan termuda tersebut dapat meraih IPK yang tinggi, yakni 3,85.

Hebat! Salma Selfiyana Jadi Wisudawan dengan Masa Studi Tercepat di FTIK UIN Gusdur

Salma Selfiyana (NIM 20122002), mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di UIN Gusdur, berhasil mencatatkan diri sebagai wisudawan dengan masa kuliah tercepat pada pelaksanaan wisuda FTIK tahun 2025. Ia menuntaskan studi sarjananya hanya dalam waktu 3 tahun 2 bulan, jauh lebih cepat dari rata-rata lama studi mahasiswa pada umumnya. Prestasi ini menjadi sorotan karena tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga kedisiplinan dalam menyelesaikan setiap tahapan perkuliahan. Tak hanya cepat, Salma juga menuntaskan kuliahnya dengan IPK yang nyaris sempurna, yakni 3,89.

Menembus Keterbatasan: Dir Dian Jadi Wisudawan Inspiratif dari Papua

Dir Dian (NIM 2120340), mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di UIN Gusdur, menjadi salah satu wisudawan yang menarik perhatian pada pelaksanaan wisuda FTIK tahun 2025. Ia berasal dari wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di Papua, sebuah latar yang tidak menghalanginya untuk menuntaskan pendidikan tinggi dengan hasil membanggakan. Perjalanan pendidikannya mencerminkan semangat besar untuk menembus keterbatasan geografis dan akses pendidikan.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree