K2_THE_LATEST

Pendidikan Islam Transformatif: Guru Berintegritas, Mengajar dengan AMPUH

Oleh: Rotib Muntaqo, M.Pd.
Dosen Pendidikan Agama Islam
FTIK - UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

Membincang pendidikan Islam transformatif, membincang tentang sebuah konsep pendidikan untuk perubahan positif dalam diri murid. Integritas tinggi serta cara pendekatan guru yang dapat diterima, tentang metode yang tepat agar pembelajaran efektif dan mengena, dapat menjadi alternatif untuk mewujudkan pendidikan Islam transformatif tersebut. Dalam hal ini, seorang guru yang berintegritas akan menunaikan tanggung jawab mengajar dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap murid dan lembaga pendidikan tempat ia mengabdi (Kemendikbud, 2020). Sedangkan mengajar dengan hati, guru dapat memahami kebutuhan emosional murid dan menjadikan setiap proses pembelajaran sebagai ruang tumbuh bersama (Ki Hadjar Dewantara, 2013: 18).

Menakar Populisme Pesantren dalam Konstelasi Sosial dan Politik Indonesia

Oleh: Dr. Slamet Untung, M.Ag.
Ketua Program Doktoral Pendidikan Agama Islam
Pascasarjana UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

 

Tulisan ini terinspirasi oleh salah satu artikel yang pernah ditulis oleh K.H. Abdurrahman Wahid (1999: 111) berjudul “Pesantren, Pendidikan Elitis atau Populis?” Artikel tersebut pertama kali dipublikasikan dalam Prisma No. 2 Tahun V, Maret 1976, dan dipublikasikan kembali dalam buku Prisma Pemikiran Gus Dur oleh Penerbit LKiS Yogyakarta pada tahun 1999. Populisme pesantren dalam tulisan ini dipahami dalam perspektif yang lebih luas yakni tidak hanya dalam perspektif pendidikan tetapi juga sosial dan politik Indonesia.

Semarang – Dr. Hj. Ely Mufidah, M.S.I., dosen dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur), menjadi narasumber dalam kegiatan Guest Lecture yang diadakan oleh Jurusan PAI UIN Walisongo Semarang pada Kamis, 20 November 2025. Acara yang digelar melalui Zoom tersebut mengusung topik “Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Pendekatan Kontemporer dan Tantangan Implementasi.” Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan tetap berlangsung hidup dan komunikatif.

Himpunan Alumni PAI UIN Gusdur

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree